Pertanyaan yang sering ditanyakan (FAQ)

Kategori : Aplikasi SiKAP dan Lelang Cepat

FAQ Terkait Tata Cara Penggunaan dan Permasalahan SIKAP

SiKAP adalah singkatan dari Sistem Informasi Kinerja Penyedia, Aplikasi SiKAP merupakan aplikasi subsistem dari SPSE yang digunakan untuk mengelola data/informasi mengenai riwayat kinerja dan/atau data kualifikasi Penyedia Barang/Jasa yang dimanfaatkan untuk mendapatkan Informasi Kinerja Penyedia Barang/Jasa dalam proses e-Lelang Cepat/e-Seleksi Cepat Selengkapnya
e-Lelang Cepat/e-Seleksi Cepat adalah metode yang digunakan untuk pemilihan Penyedia Barang/Jasa menggunakan Aplikasi SPSE 4 dengan memanfaatkan Informasi Kinerja Penyedia Barang/Jasa yang ada dalam Aplikasi SiKaP Selengkapnya
Penyedia harus memiliki Akun SPSE/User Id yang sudah teraktifasi agregasinya, lalu login di Aplikasi SiKaP untuk melengkapi kembali Data Kualifikasinya seperti Izin Usaha, Akta, Pemilik, Pengurus, Tenaga Ahli, Peralatan, Pengalaman, Pajak, dan Preferensi. Untuk penginputan Data Penyedia disesuaikan dengan Kode ... Selengkapnya
Pokja login di SPSE Versi 4 dan membuat paket lelang sesuai paketnya yang sudah di sinkronkan dari aplikasi SiRUP (Sistem Rencana Umum Pengadaan), lalu pada pilihan menu metode pemilihan pilihlah "e-Lelang Cepat" susun jadwalnya, lalu klik menu "setting Kriteria" ... Selengkapnya
e-lelang dilaksanakan menggunakan SPSE 4 dengan memanfaatkan Aplikasi SIKaP cara : 1. Pokja membuat paket lelang cepat di SPSE 4 dengan Kriteria Sortlist Penyedia yang dibuat sesuai dengan kebutuhan K/L/D/I, Lalu sistem akan mengirimkan undangan melalui email Kepada Penyedia yang memenuhi ... Selengkapnya
yang perlu anda cek kembali adalah: 1.Login di sikap.lkpp.go.id Klik Menu Pengalaman lalu pilih menu tambah, lalu cek kesesuaian apakah Kalasifikasinya sama dengan KBLI yang dipersyaratkan, Jenis Pengadaanya harus sesuai, minimun nilai HPS nya dan Kualifikasinya harus sesuai yang dipersyaratkan 2.Cek juga ... Selengkapnya
1.  Untuk saat ini fitur integrasi data di SPSE akan di disable     2. Penyedia yang akan mengikuti lelang harus menginputkan atau merubah data penyedia di LPSE yang dimaksud                                                           3. Untuk penyedia yang ingin mengikuti lelang cepat, tetap harus menginputkan atau merubah data ... Selengkapnya
Proses lelang cepat dapat dilaksanakan paling cepat 3 (tiga) hari kalender Perka No 1 Tentang E-Tendering 2015 b) Pokja ULP menyusun jadwal pelaksanaan pemilihan berdasarkan hari kalender, dengan waktu proses pemilihan paling cepat 3 (tiga) hari dengan batas akhir pemasukan penawaran pada hari dan jam ... Selengkapnya
PERKA NO.1 E-TENDERING TAHUN 2015 (4) Pelaksanaan E-Tendering dengan metode E-Lelang Cepat/E-Seleksi Cepat sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 3 angka 2 dan angka 4 selain dilakukan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), juga dilakukan dengan ketentuan: a. dapat menyebutkan merek/type/jenis pada spesifikasi teknis barang/jasa yang ... Selengkapnya