Forum

Total Post :

Posted 16 April 2018 13:12:55 pm


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, lewat Dinas Komunikasi serta Informatika (DKI) selalu lakukan inovasi. Banyak terobosan sudah lakukan di bagian komunikasi ditengah masa keterbukaan info umum manfaat memberi service sempurna pada orang-orang.

Seperti aplikasi “TAPROSE TEMANKU” yaitu aplikasi yang dipakai untuk menyimpan masukan serta aduan orang-orang, yang sekarang ini ada dalam Versus Android serta Situs. Aplikasi TAPROSE juga sudah terintegrasi dengan Aplikasi Aduan punya Pemerintah Pusat yakni Aplikasi LAPOR SP4N dengan SMS 1708
“Belum banyak Kabupaten – kabupaten beda di Indonesia, yang mempunyai Aplikasi Aduan yang telah terintegrasi dengan nasional” kata Kadis DKI Tuban, Ir. Hery Prasetyo, S, MM (15/4).

Aplikasi TAPROSE juga sudah memperoleh animo dari beragam pihak. Banyak mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri ataupun Swasta yang memakai Aplikasi ini untuk Thesisnya. Bukan sekedar itu, banyak Kabupaten beda lakukan Study Banding serta berguru ke DKI Tuban.

Hal semacam ini karna TAPROSE memiliki banyak feature SERTA berbasiskan Geotagging, yang mana aduan yang dilaporkan bisa terdeteksi tempatnya, hingga apa yang dilaporkan itu bisa dipertanggung jawabkan.

Bekas Asisten Perekonomian serta Pembangunan Setda Tuban juga menerangkan pada bagian komunikasi serta info umum, DKI Tuban juga selalu memberi edukasi pada orang-orang lewat sarasehan yang melibatkan pelajar serta mahasiswa dan organisasi kepemudaan pada ramainya berita HOAX,.

“Selain Sosialisasi ke-sekolah menengah, kita juga bekerja bersama dengan Kampus Ronggolawe (Unirow) serta Polres Tuban, mendeklarasikan Tuban Anti HOAX. ” Katanya.
Pada bagian komunikasi sosial, lewat seleksi yang ketat DKI Tuban telak ditunjuk mewakili Propinsi Jawa Timur dalam Festival Pertunjukan Rakyat Nasional. Demikian juga perihal aktivitas LPPL Radio Pradya Nada telah bekerja bersama dengan RRI Surabaya untuk Go Public dan telah bisa didownload adalam Aplikasi berbasiskan Android, dan bisa didengarkan dengan streaming.

Sesaat pada bagian pemberdayaan serta pengembangan info, DKI Tuban sudah mempersiapkan Road Map e-Government yang dituangkan dalam Ketentuan Bupati hingga bisa jadikan dasar oleh beberapa pemangku kebutuhan intinya OPD (Organisasi Piranti daerah).

Sudah banyak Aplikasi yang dibuat salah satunya Aplikasi System Pencairan Elektronik (SICANTIK), Aplikasi CMS (Kontent Managemen System) untuk pengelolaan domain serta sub domain situs yang dipunyai Pemerintah Kabupaten Tuban. DKI Tuban juga sudah memulai untuk meminimalis pemakaian kertas dalam Administrasi persuratan lewat Aplikasi SEPASI (System Elektronik Pengelolaan Arsip Surat Internal).

Untuk menjembatani kelancaran komunikasi serta info, menurut Hery, pihaknya sudah mengusahakan jaringan yang telah tersalurkan lewat Fiber Optik. Sekarang ini, semuanya OPD, Kecamatan Tuban serta semuanya kelurahan sudah tersambung lewat Fiber optik punya Pemerintah Kabupaten, sedang untuk semuanya Kecamatan serta semua Desa sekarang ini tengah dalam sistem service Fiber Optik lewat service di PT. Telkom serta PT. PLN.

“Belum banyak Kabupaten di Indonesia yang system tv online komunikasi serta info di lingkungan pemerintah daerahnya tersambung lewat Fiber Optik” katanya.
Mengenai dalam tingkatkan fasilitas serta prasarana komunikasi serta informatika hingga ke tingkat desa, DKI Tuban juga sudah memfasilitasi semuanya desa memiliki Situs Desa.

Serta Kabupaten Tuban menempati posisi ke 5 (lima) dari semuanya Kabupaten yang berada di Indonesia untuk desa – desa yang sudah memiliki situs.
Untuk selalu tingkatkan kemampuan LPSE Kabupaten Tuban sesuai sama standar, yang waktu telah penuhi 17 standar yang diputuskan oleh LKPP, bahkan juga LPSE Tuban adalah 50 dari 650 LPSE di Indonesia termasuk juga dalam hal semacam ini Kementrian serta Instansi Pemerintah yang sudah penuhi semuanya standar yang disebut.
Untuk kenyamanan serta keamanan kota, Dinas yang ada di Jalan Mastrip Tuban ini sudah sediakan alokasi pita lebar yang bisa dipakai untuk CCTV pada jalan – jalan protokol di Kabupaten Tuban manfaat mensupport kemampuan Dinas Perhubungan serta POLRES Tuban.

Bahkan juga, untuk tingkatkan kemampuan Pemkab dengan maksimal, DKI Tuban juga sudah sukses mengintegrasikan e-planning serta SIMDA yang sekarang ini tengah dalam sistem pengembangan e-monev. Diluar itu sekarang ini juga disediakan system pengintegrasian data untuk mensupport program nasional Indonesia Satu Data.

Dalam menudukng usaha pengentasan kemiskinan, DKI Tuban telah mempersiapkan Aplikasi SIPDKT (System Info Pengelolaan Data Kemiskinan Terpadu) yang nanti diinginkan bisa dipakai jadi referensi dalam penetapan program-program pengentasan kemiskinan.

Juga belum juga diketahu banyaknya umum, kalau DKI Tuban juga masuk 50 besar Kabupaten/kota di Indonesia, dari program Pergerakan Menuju 100 Smart City yang diselenggarakan oleh Kemenerian Komunikasi serta Informatika, tertanggal 9 April 2018.
“Alhamdulillah, mohon doa serta dukunganya, ” pungkas Hery Prasetyo.
Di tempat terpisah, Koordinator FITRA Jawa timur M Dakelan memebrikan animo serta mengacungi jempol atas kemampuan DKI Tuban.

“Dengan IT juga akan mempermudah orang-orang untuk terhubung service pememrintah sekakigus juga tingkatkan akuntabilitas pembangunan, karna dengan media IT Orang-orang juga dimudahkan untuk mengontrol jalannya pembagunan daerah, ”kata Dakelan.

“Sosialisasi yang massif ke orang-orang agar orang-orang tahu kehadiran serta pemakaian dan manfaat IT, jangan pernah telah buat mahal-mahal tak ada yang memakai, ” anjuran Koordinator FITRA Jawa timur M Dakelan.


Showing : 1 Records