Forum

Total Post :

Posted 16 April 2018 13:14:40 pm


Teka-teki pihak ke-3 yang juga akan mengelola sampah Zone 1 di Kota Bertuah Pekanbaru terjawab telah. Unit Service Pengadaan (ULP) Kota Pekanbaru sudah mengambil keputusan pemenang lelang yaitu PT Godang Tua Jaya. Tetapi perusahaan itu di ketahui sempat tidak berhasil serta diputus kontrak waktu mengelola Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.

Proses lelang layanan angkutan sampah Zone I yang mencakup lokasi Kecamatan Tampan, Payung Sekaki, Pekanbaru Kota serta Marpoyan Damai dengan nilai pagu biaya Rp85. 091. 210. 538 pernah menelan saat yang cukup lama. Pasalnya, lelang itu mesti 3x dikerjakan.

Kepala Sisi ULP Kota Pekanbaru Mus Alimin menyebutkan, hasil pelajari administrasi, tehnis serta penawaran yang dikerjakan grup kerja (Pokja) mengambil keputusan, PT Godang Tua Jaya jadi pemenang lelang layanan pengangkutan sampah Zone I.

“Pemenangnya PT Godang Tua Jaya. Itu telah kami umumkan di situs resmi LPSE Kota Pekanbaru, Jumat (13/4) lantas, ” tutur Mus Alimin pada Riau Pos, akhir minggu kemarin.

Dengan sudah dijumpai pemenang lelang, lanjut Mus Alimin, jadi bagian lelang masuk masa sanggah sepanjang lima hari ke depan pascadiumumkan pemenang lelang. Jika tak ada perusahaan yang menolak, tuturnya, bagian selanjutanya juga akan diserahkan pada Petinggi Pembuat Prinsip (PPK) Dinas Kebersihan serta Lingkungan Hidup (DLHk) Pekanbaru.

“Sekiranya tak ada perusahaan yang menolak, pokja juga akan mengemukakan serta kembalikan hasil lelang ke PPK. Untuk penandatangan kontrak kerja sama kelak dikerjakan oleh PPK, ” tutur Kabag ULP Kota Pekanbaru.

Dari 19 perusahaan yang turut mendaftar, jadwal piala dunia 2018 diterangkan Mus Alimin, pokja lakukan pelajari admistrasi, tehnis, harga serta pelajari klasifikasi.

“Penawaran yang kami pelajari akhirnya dimenangkan PT Godang Tua Jaya, ” tuturnya.

Sempat Tidak berhasil Kelola TPST Bantargebang

Disamping itu, berdasar pada pencarian Riau Pos di google. com, PT Godang Tua Jaya beralamat di Jalan Berlian No 35 Jakarta Timur sempat di-wanprestasi oleh Pemprov DKI Jakarta pada 2016 waktu mengelola TPST Bantargebang.

Beberapa wanprestasi yang dikerjakan PT Godang Tua Jaya diantara, dituding tidak membuat alat gasifikasi seperti yang tercantum dalam kesepakatan. Alat itu gagasannya dipakai untuk mengelola sampah jadi daya gas. Walau sebenarnya, DKI telah menyuntikkan dana sebesar Rp300 miliar mulai sejak 2011.

Audit ini sendiri telah dikerjakan mulai sejak 22 April 2016.

Saat disinggung trackrecord perusahaan yang sempat diputus kontrak oleh Pemprov DKI di ahun lantas karna wanprestasi, Mus Alimin membetulkan. “Iya memanglah sempat wanprestasi. Pokja telah lakukan pelajari. Pastinya telah lewat mekanisme serta ketentuan yang berlaku. Kami telah check. Perusahaan itu tidak termasuk juga blacklist. Hasil penenelitan pelajari administrasi, tehnis hingga harga. Kalau merekalah pemenangnya, ” tegas Mus Alimin.

Sampai berita ini di turunkan, pihak PT Gudang Tua Jaya sebagai pemenang lelang layanan angkutan sampah Zone I belum juga bisa di konfirmasi. Saat dihubungi lewat selular dengan nomor telpon 021-8853529 tidak ada jawaban


Showing : 1 Records