Forum

Total Post :

Posted 12 June 2018 23:48:28 pm



Kabar baik datang dari empat bank, yang berhasil membukukan laba bersih menembus angka Rp17,61 triliun sepanjang kuartal pertama tahun 2018, angka tersebut naik 20,96 persen jika dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp14,55 triliun. Keempat bank tersebut yaitu BRI, BNI, Mandiri dan BTN

Berdasarkan laporan dari BUMN,  BRI satu-satunya perbankan yang mendapat untung bersih paling tiunggi yaitu mencapai Rp7,42 triliu, sedangkan tiga bank lainnya belum mampu menandingi keperkasaan BRI. Keuntungan ini naik 11,44 persen dari posisi untung bersih. Pada periode sebelumnya BRI meraup laba bersih sebanyak Rp6,65 triliun.
 

 
 
Sementara itu melansir laman CNN, Pihak BRI menyebut kenaikan untug bersih BRI tersebut karena ditopang oleh kenaikan kredit yang mencapai 11,2 persen menjadi Rp757,68 triliun. Keberhasilan tersebut di atas tingkat pertumbuhan kredit perbankan Nasional pada Maret 2018 yang tercatat 8,5 persen.

Diurutan kedua setelah BRI ada Bank Mandiri yang memiliki laba bersih mencapai angka Rp5,85 triliun. Meskipun Bbank mandidri ada dibawah BRI namaun secara persentase Bank Mandiri memiliki keunggul dengan kenaikan menembus 43,66 persen. Namun pertumbuhan kredit Bank Mandiri merupakan yang paling kecil dibanding tiga bank lainnya
 
Sedangkan pada posisi ketiga ditempati oleh BNI yang berhasil membukukan pertumbuhan untung bersih mencapai 12,98 persen dari sebelumnya sebesar Rp3,64 triliun kemudian menembus angka Rp3,22 triliun. Selain itu juga penyaluran kredit BNI meningkat sebanyak 10,8 persen menjadi Rp439,46 triliun dari sebelumnya Rp396,52 triliun. free fire

Selanjutnya BTN merupakan salah satu perbankan BUMN yang memiliki laba bersih paling kecil dibanding tiga bank BUMN lainnya, angka laba bersih BTN hanya mampu tembus diangka Rp684,34 miliar. Kendati demikian mesti tetap bersukur karena masih mengalami kenaikan sbesar 15,13 persen dari laba bersih sebelumnya Rp594,38 miliar.
 
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kucuran kredit BTN yang menembus angka Rp202,5 triliun atau melambung hingga mencapai 19,34 persen. Tentunya angka ini paling besar dibanding tiga bank lainnya. Kontribusi penyaluran kredit itu yang paling banyak mencapai 91,09 persen dan bersumber dari kredit perumahan dengan angka Rp184,46 triliun.


Showing : 1 Records