Forum

Total Post :

Posted 04 February 2018 15:00:12 pm


 Devisa product sawit dari Sumatera Utara pada 2017 menjangkau US$3, 695 miliar dengan pemasaran paling besar ke Republik Rakyat Tiongkok.

" Devisa lemak serta minyak hewan/nabati itu naik 11, 40 % dari 2016 yang masih tetap US$3, 317 miliar, " tutur Kepala Bagian Statistik Distribusi Tubuh Pusat Statistik (BPS) Sumut, Bismark SP Sitinjak di Medan, Sabtu (3/2/2018).

Nilai export lemak serta minyak hewan/nabati itu memberi persentase paling besar atau 40, 09 % pada keseluruhan devisa Sumut 2017 yang sebesar US$7, 776 miliar. Sesudah ke Republik Rakyat Tiongkok atau RRT, export lemak serta minyak yalla shoot hewan/nabati itu paling besar ke India serta Amerika Serikat.

Bismark menyatakan, nyaris tiap-tiap th., lemak serta minyak hewan/nabati memberi peran paling besar pada devisa Sumut.

Ketua Paduan Entrepreneur Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut Setia Dharma Sebayang menyebutkan, th. 2017 memanglah ada kenaikan volume serta nilai export lemak serta minyak hewan/nabati itu.

Walaupun tidaklah terlalu besar, kenaikan itu menggembirakan karna bila harga export naik, harga petani juga naik. " Diinginkan volume serta export lemak serta minyak hewan/nabati itu naik sekali lagi pada 2018, " tuturnya.

Walau disadari, tantangan export tetap masih besar karna kampanye negatif sawit masih tetap selalu berjalan serta perekonomian masih tetap belum juga sembuh 100 %.


Showing : 1 Records