Berita

AHOK : E-catalogue Permudah Proses Belanja Pemerintah


Dibuat pada 31 Dec 2014 oleh Aditya Kurniawan


 5,287x dilihat

Berita

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Periode 2014-2018 Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok dalam sambutannya di acara HUT LKPP yang ke 7 pada Senin (15/12) di Kantor LKPP, SME Tower Lt. 9, menjelaskan bahwa sistem pengadaan elektronik yang dikembangkan oleh LKPP, e-catalogue,  akan memperudah proses belanja pemerintah, selain itu ahok juga mengatakan penyerapan APBN bisa lebih maksimal jika berbelanja melalui LKPP.

"Dengan e-katalog itu semua sudah ada di situ. Pemerintah tinggal bikin `list` lalu belanja seperti di supermarket," jelas Ahok.

Hingga saat ini terdapat hampir 8.000 produk dalam sistem e-katalog dan dapat dibeli secara langsung oleh instansi pemerintah. Menurut Kepala LKPP Agus Rahardjo, saat ini LKPP terus berusaha untuk menambah daftar jumlah perusahaan penyedia barang/jasa untuk dapat dimasukkan dalam e-katalog.

Namun kepala LKPP Agus Rahardjo Menjelaskan untuk jenis pengadaan barang/jasa yang tidak tersedia oleh perusahaan tetap harus melalui mekanisme lelang.

"Ada yang memang harus melalui sistem lelang seperti pengadaan jalan, jembatan pelabuhan, transmisi listrik, bandara, dan lain-lain. Itu semua tidak ada toko atau perusahaan yang jual. Itu selamanya tetap akan menggunakan sistem lelang. Kalau seperti pengadaan apapun yang bisa dibeli dari toko atau perusahaan atau dari diler bisa masuk di e-katalog. Jadi bisa masuk ke sistem," jelasnya.

Dengan proses belanja yang mudah menggunakan sistem elektronik (e-catalogue), ahok berharap LKPP bisa menjadi sumber penyerapan anggaran paling cepat untuk Indonesia.

"LKPP walaupun baru tujuh tahun, kita harapkan bisa menjadi salah satu lokomotif penyerapan anggaran tercepat di seluruh Indonesia," tambahnya.


Sebelumnya       Selanjutnya