Berita

LKPP Akan Gelar Rapat Kerja Nasional LPSE Provinsi 2017


Dibuat pada 11 Aug 2017 oleh Aditya Kurniawan


 1,365x dilihat

Berita

Jakarta – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui Direktorat Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Bekerjasama dengan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Bangka Belitung akan menggelar Rapat Kerja Nasional LPSE Provinsi 2017 pada 22 -24 Agustus 2017 mendatang, di Hotel BW Suite Jl. Patimura, Tj. Pendam, Tj. Pandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Rakerprov tahun ini mengusung tema “Rapat Kerja Nasional LPSE Provinsi : Satukan Langkah Laskar Pelangi Pengadaan Elektronik Dalam Mewujudkan e-Marketplace.” Penyelenggaran Rapat Kerja Nasional Provinsi ini bertujuan menindaklanjuti hasil Rapat Kerja LPSE Provinsi 2016 berupa Piagam Khatulistiwa untuk Penguatan LPSE Nasional, serta meningkatkan komitmen LPSE Provinsi sebagai pembina LPSE Nasional baik dari Penyelarasan Visi e-Marketplace, Peningkatan Peran LPSE, Solidaritas dan Peningkatan Kualitas Layanan.

Mengingat pentingnya acara tersebut, dimohon kehadiran setiap LPSE Provinsi sebanyak 3 (tiga) orang untuk dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Demi kelancaran kegiatan, peserta dapat melakukan konfirmasi kehadiran melalui website eproc.lkpp.go.id atau (021) 29912450 ext. 0511.

Komentar:

13-November-2017, Posted By Mela Yuliani

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menaikkan kemampuan alat produksinya berbentuk delapan unit Harbour Mobile Crane (HMC). Menambahkan sarana itu untuk memberi service pada pemakai jasa pelabuhan. Pengadaan delapan unit HMC dikerjakan oleh anak usaha Pelindo III, yaitu PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI Port) yang dihadirkan dari Jerman serta diangkut dalam kondisi terpisah berbentuk sparepart/sisi untuk dirakit kembali. Dari delapan HMC itu empat unit memiliki 100 ton serta empat yang lain memiliki 125 ton. Dirut BJTI Port, Putut Srimuljanto mengatakan tiga unit HMC telah dihadirkan, disamping itu tiga unit akan tiba pada Desember 2017 serta dua unit yang lain akan tiba pada Februari 2018. “Saat ini dua unit telah siap dioperasikan di lokasi kerja tv online kami serta satu unit sekali lagi siap dioperasikan pada Desember 2017, karenanya hari ini dikerjakan pengoperasian HMC untuk ketahui system kerja serta olah gerak alat bongkar muat ini, ” paparnya. Terkecuali tingkatkan produktivitas bongkar muat petikemas di Terminal Berlian, menambahkan alat itu juga untuk memaksimalkan sarana serta perlengkapan bongkar muat jadi usaha pengembangan dengan bertahap untuk tingkatkan service serta percepatan produksi dan arus barang. “Semua usaha itu dikerjakan untuk tingkatkan service pada pemakai jasa serta kami mengharapkan dengan menambahkan alat bongkar muat itu bisa tingkatkan service petikemas domestic supaya makin efektif serta efisien, ” papar Putut.


Sebelumnya       Selanjutnya