Berita

LKPP Fasilitasi Penyedia Peralatan Komputer Agar Lebih Mudah Bertransaksi


Dibuat pada 12 Mar 2018 oleh Aina Isnaini


 311x dilihat

Berita


Memfasilitasi para penyedia Online shop peralatan komputer, LKPP adakan forum diskusi dan pemaparan penggunaan e-katalog di gedung LKPP pada Kamis lalu (09/03).

Dengan melihat tren Online shop komoditas peralatan komputer yang semakin diminati, LKPP mencatat jika transaksi online shop terus meningkat dari ketahun.Menurut Direktur Pengembangan Sistem Katalog dalam pembukaan acara menjabarkan jika pada tahun 2016 terjadi transaksi sebesar 3,37 Triliun Rupiah dan pada 2017 meningkat menjadi 4,6 Triliun Rupiah. Dengan jumlah peningkatan data transaksi tersebut, LKPP berharap di tahun 2018 ini transaksi bisa semakin meningkat dengan jumlah penyedia yang juga semakin beragam, sehingga anggapan jika LKPP hanya melayani penyedia tertentu saja atau membantu memonopoli pasar dapat terbantahkan.

 

 
Lihat juga : Rencana Baru Pengadaan Obat 2019 Dengan Sistem Multi Years dan Multi Winners

Pada pemaparan lebih lanjut, forum diskusi ini juga menjadi sharing discussion bersama para penyedia yang ditanggapi langsung oleh Emin Adhy Muhaemin sebagai Direktur Pengembangan Sistem Katalog.
Pada sesi sharing tersebut penyedia mengungkapkan beberapa usulan yang menjadi bahan pertimbangan Direktorat  Pengembangan Sistem katalog sebagai bahan pengembangan dan evaluasi selanjutnya.

Pada sesi kedua yang berlangsung pada sore itu juga, dibuka oleh Dwi Satrianto, Kasubdit Pengelola Katalog. Sambutan yang singkat dimanfaatkan Dwi untuk mengingatkan penyedia agar lebih bijak dan beretika dalam penggunaan katalog. Karena menurutnya segala sesuatu aturan main sudah diatur dalam kontrak dan Perka.

“Nantinya saya akan menjadi polisi untuk bapak-ibu semua dalam katalog. Ketika etika penggunaan e-katalog dilanggar, maka tentunya sanksi akan diterapkan sebagaimana dalam Perka No 6 tahun 2016 terkait sanksi yang ada. Mulai dari penurunan penayangan, penghentian sementara dalam sistem e-purchasing, hingga pemutusan kontrak. Untuk itu diharapkan para penyedia tidak bermain curang” tegasnya.

Sesi terakhir ditutup dengan pemaparan teknis dari tahapan e-purchasing antara penyedia dan pemesan. Pemaparan yang diberikan langsung oleh salah satu IT support e-katalog, Dedi Riswanto, menjadi pembelajaran ataupun refreshment bagi penyedia lama ataupun yang baru tentang penggunaan katalog nasional versi 4 yang masih sering menjadi pertanyaan para penyedia.

Disela-sela pemaparan juga diberikan tips untuk bagaimana cara menanggapi pemebelian dengan benar beserta tipsnya. (Ai)
 

Komentar:

03-April-2018, Posted By adina

Makin majunya tehnologi didunia transaksi perbankanpun mulai memakai tehnologi berbasiskan computer untuk memudahkan transaksi dengan nasabah. yang semula melayani nasabah dengan mesti berjumpa/nasabah datang ke cabang2 bank yang bein sport disiapkan oleh bank yang dia pakai untuk menabung/infertasi jadi lebih gampang karna bank mulai memakai teknoligi berbasiskan computer serta saat ini telah dapat terhubung lewat internet bahkan juga dengan mobile “HP” dengan SMS telah banyak diaplikasikan bank

13-Maret-2018, Posted By rafid

Untuk penuhi keperluan penduduk juga akan service spesial komplikasi penyakit pembuluh darah, RS Premier Bintaro sudah meluncurkan service Vascular Center. Hadirnya Layanan favorit ini bisa memberi keringanan untuk penduduk dalam mendapatkan service komprehensif serta terintegrasi dalam satu atap, dari mulai skrining, terapi obat2an, terapi bedah ataupun non bedah sama sesuai keperluan yalla shoot pasien. Salah satu sarana favorit dari Vascular center yaitu prosedur EVAR (Endovascular Aneurysm repair untuk mengatasi penyakit pembengkakan aorta di perut (aneurisma aorta abdominal).


Sebelumnya       Selanjutnya