Berita

Agus Prabowo : UKPBJ Sebagai Pusat Layanan Unggulan (Center of Excellence)


Dibuat pada 12 Mar 2018 oleh


 1,331x dilihat

Berita

Jakarta – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui Direktorat Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) menggelar Rapat Kerja LPSE Provinsi Dengan Tema Konsolidasi Peran LPSE dalam Penyelenggaraan E-Government Procurement, pada Jumat (09/03) lalu, di Hotel Manhattan, Jakarta. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala LKPP Agus Prabowo, Sarah Sadiqa selaku Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi, Dharma Nursani Selaku Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Manusia, serta Direktur Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik Gatot Pambudhi Poetranto.

Agus Prabowo dalam arahannya menjelaskan, Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) adalah Lembaga Pertama yang di bentuk dalam rangka e-procurement, namun bentuk kelembagaannya masih berbeda-beda, dalam perkembangannya lahir juga Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang saat ini jumlahnya sekitar 630 ULP. Kedua lembaga tersebut dalam perjalanannya berjalan sendiri-sendiri untuk menghindari conflict of interest namun harus tetap interdependen. Hal tersebutlah salah satu hal yang melatarbelakangi pembentukan Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (UKPBJ) sebagai Pusat Layanan Unggulan (Center of Excellence) .

LPSE lembaga pertama yang dibentuk dalam rangka e-procurement. Saat itu belum ada contoh sehingga bentuk LPSE berbeda-beda seperti di bawah Kominfo, berdiri sendiri, dst. Lalu saat ini ada 630 ULP, seolah-olah ada dua lembaga yang berbeda dan jalan sendiri-sendiri karena menghindari conflict of interest namun harus tetap interdependen, sehingga muncul UKPBJ sebagai center of excellence, agar tidak ada persaingan antara LPSE dan ULP. UKPBJ adalah nama generik, namun di daerah penamaannya dapat berbeda-beda,” Jelas Agus.

Agus juga mengatakan Pembentukan UKPBJ bertujuan untuk membentuk center of excellence di daerah, karena kedepannya pengadaan barang  dan jasa sangat pengting.
“Tujuannya sama-sama ingin membentuk center of excellence di daerah, karena kedepannya PBJ sangat penting,” kata agus.

Raker LPSE Provinsi ini juga dihadiri seluruh Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi, acara ini juga menjadi ajang diskusi dan tukar pendapat mengenai isu pembentukan UKPBJ ini sendiri selain itu ada juga pembahasan  mengenai draft Peraturan Kepala LKPP mengenai LPSE.

Komentar:

02-Mei-2018, Posted By adina

Dalam rencana melakukan ketentuan presiden (Perpres) Nomor 16 th. 2018 mengenai pengadaan barang/layanan pemerintah, Pjs Bupati Kapuas, Ermal Subhan, memerintahkan sejumlah 21 petinggi berkaitan untuk lakukan konsultasi ke Instansi Kebijakan Pengadaan Barang/Layanan Pemerintah (LKPP) Jakarta, baru saja ini. Asisten Administrasi Umum Setda Kapuas, Vitrianson, sebagai pimpinan rombongan menginginkan, lewat audiensi ini ULP serta LPSE Pemerintah Kabupaten Kapuas yang sampai kini sudah menggerakkan pekerjaan serta peranannya juga akan makin tingkatkan pekerjaan serta peranannya semasing. Disamping itu Kepala Sisi Hukum serta jadwal psm Humas LKPP Jakarta, Andi Susanto, menguraikan Perpres terbaru dalam pengadaan barang/layanan (PBJ) yang terdiri atas 15 bab serta 94 pasal yang di tandatangani oleh Presiden RI pada tanggal 16 Maret 2018 itu. Lebih detil Andi menguraikan sebagian point perlu ketidaksamaan Perpres Nomor 16 Th. 2018 dengan Perpres Nomor 54 Th. 2010

13-Maret-2018, Posted By rafid

Masalah pada pembuluh darah misalnya dilewatkan dapat menyebabkan fatal. Problem penyempitan, penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah bukan sekedar dapat berlangsung di streaming bola jantung serta otak saja tetapi dapat pula muncul di bagian pembuluh darah beda seperti pembuluh nadi perifer di tangan, tungkai kaki atau bahkan juga pembuluh darah aorta di perut.


Sebelumnya       Selanjutnya