Berita

LKPP Gelar Rapat Koordinasi Internal Pegawai LKPP


Dibuat pada 10 Apr 2018 oleh Aditya Kurniawan


 219x dilihat

Berita

Jakarta – Dalam rangka koordinasi internal dan meningkatkan kualitas kinerja pegawai, Lembaga Kebijakan Pengadaaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggelar Rapat Koordinasi Internal Pegawai LKPP (Coffee Morning) pada Selasa (10/04), di Aula Serbaguna Gedung LKPP, Jakarta. Dalam coffee morning kali ini, topik mengenai Peraturan Presiden terbaru Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah masih menjadi topik yang hangat untuk dibahas. Bahkan dalam arahannya Kepala LKPP, Agus Prabowo, mengatakan semua Pegawai LKPP wajib untuk mengetahui dan menguasai naskah Peraturan Presiden terbaru.



Tidak hanya mengenai Perpres 16/2018 saja yang menjadi topik hangat dalam coffee morning kali ini, isu mengenai tindak korupsi dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah dan bagaimana LKPP mengambil peran dalam pencegahan tindak korupsi juga menjadi hal yang diperbincangkan. Setya Budi Arijanta, Direktur Penanganan Permasalahan Hukum, dalam paparannya yang bertema “Peningkatan Peran LKPP dalam Pencegahan Korupsi Dibidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah” mengatakan saat ini  pengadaan barang/jasa menjadi penyebab tindak korupsi nomor 2 berdasarkan data dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



Setya menjelaskan LKPP memiliki rencana strategi pencegahan yang dibagi dalam 2 fase, yaitu rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek. Rencana jangka panjang yang harus dilakukan adalah pembenahan sistem, dan beberapa rencana jangka pendeknya adalah dengan memanfaatkan data Monev untuk pencegahan, surat edaran LKPP untuk mengumumkan SIRUP sebelum tahun anggaran berjalan, berkoordinasi dengan KPK dan tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4), agar K/L/D/I mau melaksanakan konsolidasi dan memproses pengadaan sebelum tahun anggaran berjalan, lalu LKPP juga bisa bekerjasama dengan masyarakat (LSE) untuk mengawasi proses pengadaan, serta LKPP membuat laporan kinerja pengadaan K/L/D/I setiap akhir tahun.


Sebelumnya       Selanjutnya