Berita

Kegiatan Klarifikasi Katalog Elektronik Optimalkan Monitoring dan Evaluasi Penyedia e-Katalog


Dibuat pada 16 May 2018 oleh Aina Isnaini


 101x dilihat

Berita

Jakarta - Subdirektorat Pengelolaan Katalog yang dikepalai oleh Dwi Satrianto lakukan kegiatan klarifikasi kepada sejumlah penyedia di Royal Kuningan Hotel.
 
Kegiatan klarifikasi yang dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 2 hingga 3 Mei 2018 ini, mengundang 26 penyedia untuk memberikan klarifikasi yang dibutuhkan LKPP atas aduan yang diterima oleh Direktorat Pengembangan Sistem Katalog terkait proses e-Purchasing yang dilakukan Satuan Kerja Pemerintah melalui Katalog Elektronik.
 
Menindaklanjuti aduan yang diterima LKPP dari Satuan Kerja Pemerintah, LKPP bertugas untuk mengkonfirmasi permasalahan yang ada kepada sejumlah penyedia yang diketahui berasal dari beberapa komoditas, seperti : komoditas obat, alat kesehatan, dan online shop perangkat komputer.  
 
Berdasarkan hasil laporan dan bukti yang ada, tim Pengelolaan Katalog menemukan beberapa permasalahan yang terjadi seperti keterlambatan pengiriman produk hingga penolakan pemesanan oleh penyedia saat Satuan Kerja melakukan e-Purchasing.
 


Lihat juga : PT Philips Indonesia Commercial Berikan Harga Khusus Untuk Sejumlah Alat Kesehatan



Himbauan ataupun peringatan yang disampaikan Tim Pengelolaan Katalog, selanjutnya dituangkan ke dalam sebuah kesepakatan dalam Berita Acara Klarifikasi. Dengan begitu, adanya pelanggaran yang terjadi dikemudian hari akan menjadi dasar LKPP menjatuhkan sanksi tegas kepada para penyedia yang telah berkontrak dengan LKPP.

Lebih lanjut, hasil klarifikasi yang didapat akan menjadi dasar bagi Subdirektorat Pengelolaan Katalog untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi penyedia dalam rangka pelaksanaan proses e-Purchasing di e-Katalog LKPP.
 
Proses kegiatan klarifikasi yang rutin dilakukan oleh Subdirektorat Pengelolaan Katalog ini, adalah salah satu upaya LKPP untuk menjaga proses bisnis yang sehat antar penyedia katalog elektronik, dan juga menjamin akan kualitas produk (value for money) yang akan dibeli oleh Satuan Kerja Pemerintah.
 
 
 
 
 

Komentar:

20-Mei-2018, Posted By taufan nugraha

yalla shoot


Sebelumnya       Selanjutnya